New Life

It's all about my new life
Ahh,kangen amino’s :’)

Ahh,kangen amino’s :’)

Kita hanya memiliki tangan yang dapat menggenggam sesuatu dengan baik, bukan tangan yang dapat menggenggam banyak hal. Ketika kita berusaha menggenggam semua hal, mungkin saja kita justru melepaskan hal yang dapat kita genggam dengan baik.

—Ridha Hany-dia tidak bisa membunuhmu ayo hidup.

Children Learn What They Live

If children live with criticism, they learn to condemn.
If children live with hostility, they learn to fight.
If children live with fear, they learn to be apprehensive.
If children live with pity, they learn to feel sorry for themselves.
If children live with ridicule, they learn to feel shy.
If children live with jealousy, they learn to feel envy.
If children live with shame, they learn to feel guilty.
If children live with encouragement, they learn confidence.
If children live with tolerance, they learn patience.
If children live with praise, they learn appreciation.
If children live with acceptance, they learn to love.
If children live with approval, they learn to like themselves.
If children live with recognition, they learn it is good to have a goal.
If children live with sharing, they learn generosity.
If children live with honesty, they learn truthfulness.
If children live with fairness, they learn justice.
If children live with kindness and consideration, they learn respect.
If children live with security, they learn to have faith in themselves and in those about them.
If children live with friendliness, they learn the world is a nice place in which to live.

By Dorothy Law Nolte, Ph.D.

Puisi di atas memang jadi pengingat sang ibu. Selalu menginspirasi. Tapi kegunaannya tidak hanya sampai disitu. Dengan benar-benar memahami dan betul-betul memberikan apa yang dituliskan di dalam puisi tersebut untuk anak atau remaja kita, orang dewasanya juga ikut belajar. Ikut diperbaiki. Menjadi lebih baik, atau setidaknya mencoba jadi baik.

Mungkin jadi semacam terapi untuk orang dewasa, penyembuhan jiwa mungkin.hehe. Jika orang tuanya kebetulan produk asuhan yang “salah” di masa lalu, tentunya punya keinginan idealis untuk memperbaikinya di garis keturunan berikutnya kan?

Pe-er orang dewasa banyak sekali ya? harus segera dicicil agar cepat selesai dan bisa cepat main.. :)